Ievan Polkka, Aroma Pop Jepang Rasa Finlandia
Sewaktu nemenin keponakan dengerin musik-musik favoritnya, kuping saya tertarik dengan sebuah aransemen khas Jepang, Beat riang dipadu suara yang tinggi imut mirip suara penyanyi girl bands atau seiyuu, pengisi suara anime jepang. Keponakan saya bilang itu hasil olahan Hatsune Miku,
sebuah software synthesizer yang biasa dipakai untuk mengubah lagu
dengan suara khas penyanyi yang, kata teman baik saya, imut
bening-bening gimana gitu, yah mirip synthesizer Chipmunks gitu deh.
Hatsune Miku (yonasu.com)
Awalnya
saya kira, lagu Ievan Polkka (Loituna Polka) yang saya denger itu
dinyanyiin dengan gaya scat, model nyanyi melodius tapi dengan lirik
yang ngga karuan yang kerap dipakai musisi jazz, maklumlah jepang
terkenal punya banyak talenta jazz, seperti Emi Meyer dan Misia, favorit
saya, tapi sewaktu saya cari video aslinya, saya sedikit terkejut,
maklum di situs youtube tertera video klip yang sama yang dibuat tahun
50an, dengan penyanyi orang Eropa pula,
Dari
penelusuran situs sejuta umat, Wikipedia, didapat info bahwa Ievan
Polkka merupakan lagu Finlandia yang dibuat sekitar tahun 1930 oleh Eino
Kettunen (heran nama orang sono belakangnya pada pake suku kata nen,
kaya Mika Hakinen, Heiki Kovalainen, sama Kimi Raikonen), hanya saja oom
Kettunen tidak menggunakan bahasa Finlandia yang baku (yang ga baku aja
saya ga tau).
Lagu
ini mulai naik daun di Jepang sejak akhir tahun 2006 lewat Anime
Bleach, waktu itu karakter Orihime Inoue menyanyikan lagu ini lewat
dalam fragmen berjudul Loituma girl, nama Loituma diambil dari grup
musik Finlandia yang mengangkat lagu ini tahun 1996). Lagu ini makin
mengena di hati masyarakat Jepang sejak Hatsune Miku menawarkan olah
gerak yang disertai gerakan memutar daun perai. Imbas dari ritual ini
Iotuma mendapat tambahan penggemar yang tidak sedikit.
Orihime Inoue (t1.gstatic)
Ternyata
ada juga musik Jepang rasa Finlandia yang mendunia, bahkan
popularitasnya-pun mengalahkan lagu kebangsaan Negara itu sendiri




0 komentar:
Posting Komentar